Andi Tenri Sompa Dosen di Banjarmasin Berdarah Bugis Lolos Calon Komisioner Bawaslu, Alumnus Unhas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dua srikandi asal Sulsel lolos 10 besar calon Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.
Ari Maryadi


Sumber: https://makassar.tribunnews.com/2022/01/06/andi-tenri-sompa-dosen-lampung-kelahiran-makassar-lolos-calon-komisioner-bawaslu-alumni-unhas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua srikandi asal Sulsel lolos 10 besar calon Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.
Pertama Mardiana Rusli, mantan Komisioner KPU Sulsel Periode 2013-2018.
Ia adalah pegiat demokrasi berlatar belakang jurnalis.
Ia pernah berkecimpung sebagai jurnalis selama 13 tahun.
Ia juga pernah dipercaya memimpin organisasi pers Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar.
Ada pula nama Andi Tenri Sompa, akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin kelahiran Ujung Pandang 21 Mei 1976.
Andi Tenri menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kabupaten Gowa.
Untuk jenjang S1, Andi Tenri menempuh studi Ilmu Politik di Universitas Hasanuddin Makassar 1999.
Sementara S2, program Ilmu Sosial di Universitas Airlangga 2004 lalu.
Saat ini Andi Tenri menetap di Banjarmasin sejak jadi dosen ULM ( Universitas Lambung Mangkurat ) tahun 2007 lalu.
Mardiana Rusli dan Andi Tenri kini bersaing lolos jadi Komisioner Bawaslu RI. Dari 10 calon, 5 nama akan dipilih.
"Saya mewakili dua pulau besar Sulawesi dan Kalimantan. Saya berharap dukungan masyarakat Sulawesi Selatan, tempat kelahiran saya di Makassar, ikut back up," kata Andi Tenri saat dihubungi Kamis (6/1/2022).
Andi Tenri mengatakan, tantangan di 10 besar kini tidak mudah.
Ia kini terus mempersiapkan diri untuk uji kepatutan dan uji kelayakan di Komisi II DPR RI.
"Perasaan pasti bahagia, diberi kepercayaan masuk 10 besar tantangan jauh lebih besar pastinya. Kita akan berhadapan komisi II DPR RI, perlu persiapan yang tidak mudah," katanya.
Sementara itu Misnah M Attas gagal lolos 14 besar calon Komisioner KPU RI.
Sebelumnya ia sempat bertahan hingga 28 besar calon.
Timsel Ketemu Jokowi
Seluruh anggota tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan calon anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) periode 2022-2027 bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (6/11/2021).
Salah satu agenda mereka ialah memberikan 24 nama calon komisioner KPU-Bawaslu yang lolos rangkaian tes kepada Kepala Negara.
Hal itu sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang kepada tim seleksi.
Ketua Tim Seleksi Juri Ardiantoro mengatakan, pihaknya telah melaporkan mengenai proses seleksi selama tiga bulan mulai dari pengumuman pendaftaran, penerimaan pendaftaran.
Seleksi administrasi, tes tertulis, tes psikologi, tes kesehatan, wawancara kemudian juga profiling atau menggali rekam jejak dari setiap bakal calon.
"Kami tadi sudah menyampaikan nama-nama yang sudah kami putuskan melalui rapat pleno tim seleksi hari kemarin, tanggal 5 Januari 2022," kata Juri Ardiantoro seperti dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.
Berdasarkan Keputusan Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum dan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Masa Jabatan Tahun 2022-2027 Nomor: 358/TIMSEL/I/2022, ditetapkan 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu.
Juri menyebut, nantinya dalam kurun waktu sekitar 14 hari, Presiden Jokowi akan mengirimkan seluruh nama itu kepada DPR.
"Dalam kurun waktu 14 hari nanti Presiden akan menyerahkan kepada DPR," ujarnya.
Laporan Wartawan Tribun Timur Ari Maryadi
Kontak:
Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Selatan
Alamat: Jl. A. Yani No.212, Karang Mekar, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70234
Telepon: (0511) 3274863
Email: Tenri@ulm.ac.id - tenri.kpu@gmail.com
Sosial Links:
© 2026 Andi Tenri Sompa. All rights reserved.





